Jurnal MAPD Volume VIII, Edisi 2, Desember 2016 – Pemilihan Kepala Daerah

Cover_Page_1

Kami sangat senang untuk menampilkan jurnal magister administrasi pemerintahan daerah dengan tema pemilihan kepala daerah (Pilkada). Alasan kami untuk mengangkat tema ini adalah bahwa saat ini sejak diimplementasikan Undang Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamantkan dilakukannya pemilihan kepala daerah serentak menjadi tantangan tersendiri bagi pemangku kebijakan. Sehingga tema ini memiliki urgensi yang tinggi dan menjadi bahan pertimbangan bagi proses demokrasi melalui pemilihan kepala daerah selanjutnya. Beberapa artikel ditampilkan berbeda oleh penulis artikel jurnal. Dimulai dari Muhadam Labolo, dosen di IPDN, yang menjelaskan bahwa beberapa kelebihan dari pemilihan kepala daerah secara langsung seperti mendekatkan pemilih dengan yang dipilihnya, pemimpin yang terpilih mampu mengetahui keinginan pemilihnya, dan sebagainya. Tetapi juga memiliki banyak kekurangan dengan menjelaskan permasalahan korupsi dan nepotisme yang dilakukan oleh kepala daerah pilihan rakyat akhir-akhir ini. Sehingga dimunculkan kembali mekanisme pemilihan kepala daerah tidak langsung.

Continue reading

Jurnal MAPD Volume VIII, Edisi 1, Juni 2016 – Kepemimpinan Sektor Publik

COVER JURNAL_Page_1

Kami sangat senang untuk menampilkan jurnal magister administrasi pemerintahan daerah dengan tema kepemimpinan sektor publik. Alasan kami untuk mengangkat tema ini adalah bahwa inti dari penyelenggaraan pemerintahan adalah adanya pembuatan keputusan yang dibuat oleh pembuat kebijakan yaitu pimpinan organisasi publik. Aspek kepemimpinan sangat penting sebagai salah satu elemen penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa artikel ditampilkan berbeda oleh penulis artikel jurnal. Dimulai dari Ella Wargadinata, dosen di IPDN, yang menjelaskan bahwa kepemimpinan kolaboratif sebagai upaya untuk memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali ditengah keterbatasan yang dimiliki oleh organisasi publik. Kepemimpinan kolaboratif diperlukan ketika penyelenggaraan pemerintahan melibatkan banyak actor dan bersifat lintas sektor maupun lintas batas.

Continue reading

International Journal of Kybernology (IJoK) Volume 3, Number 1, July 2016 – Community Development

Cover IJoK

It is not easy to collect selected writing related this first edition for this volume theme on Community Development. In the unified system, the roles of central government are strongly needed to guide local government in providing social welfare.  Yi Yangsoo, professor of Yeungnam University discussed the program of Saemaul Undong from Central to a rural government that could elevate the income and living quality of society by three principles: diligent, self-help and cooperation. Ika Sartika, associate professor from Governance Institute of Home Affairs focused on the rural community development as a government program combines with village resources.

Ella Wargadinata, lecture of IPDN discusses the role of the community to empower their selves with the government program (PNPM) which regulation and technical guidance is made by the government. So, the complexity of government program and community existing condition in the rural area is hard to be combined. Alma’arif and Anindita Primastuti, lecturer in IPDN discusses the community development challenge in the coastal area which is more than 60 percent of Indonesian are fisheries. Those conditions will be a special challenge for both central government and local government to empower them in order to make them more empower.

Continue reading