Jurnal MAPD Volume VIII, Edisi 1, Juni 2016 – Kepemimpinan Sektor Publik

COVER JURNAL_Page_1

Kami sangat senang untuk menampilkan jurnal magister administrasi pemerintahan daerah dengan tema kepemimpinan sektor publik. Alasan kami untuk mengangkat tema ini adalah bahwa inti dari penyelenggaraan pemerintahan adalah adanya pembuatan keputusan yang dibuat oleh pembuat kebijakan yaitu pimpinan organisasi publik. Aspek kepemimpinan sangat penting sebagai salah satu elemen penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Beberapa artikel ditampilkan berbeda oleh penulis artikel jurnal. Dimulai dari Ella Wargadinata, dosen di IPDN, yang menjelaskan bahwa kepemimpinan kolaboratif sebagai upaya untuk memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali ditengah keterbatasan yang dimiliki oleh organisasi publik. Kepemimpinan kolaboratif diperlukan ketika penyelenggaraan pemerintahan melibatkan banyak actor dan bersifat lintas sektor maupun lintas batas.

Penulis kedua adalah Alma’arif, merupakan tenaga fungsional pada Unit Penjaminan Mutu IPDN memotret kepemimpinan adaptif dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan menggunakan studi kepustakaan sebagai frame pengumpulan data, artikel ini menjelaskan bahwa kepemimpinan adaptif akan membawa organisasi pembelajar yang mampu dan tahu sesuatu yang penting dalam diri organisasi kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai tawar. Dalam konteks MEA, peran pemimpin membutuhkan reformasi melalui deregulasi dan debirokratisasi, pendelegasian kepada middle-manager terkait kebijakan serta perlu dilakukan sense making kepada pegawainya. Selanjutnya adalah Joko Purnomo, peneliti Kementerian Olahraga Republik Indonesia mengkontruksi model kepemimpinan dalam meningkatkan keolahragaan nasional. Artikel ini memberikan model kepemimpinan Sport Leadership Pyramid Model mulai dari self leadership, lalu character dan penerapan kepemimpinan transformasional.

Penulis keempat dan kelima melihat kepemimpinan camat dan kepemimpinan dari segi kelokalan daerah. Elvira Mulya Nalien, adalah kandidat dosen di IPDN, meneliti mengenai kepemimpinan camat dalam memberdayakan masyarakat. Hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa teknik kepemimpinan camat dalam memberdayakan masyarakat untuk mendukung program pengelolaan sampah berbasis komunitas belum terlaksana dengan optimal karena dari beberapa teknik yang diterapkan, hanya 3 (tiga) teknik yang berjalan dengan baik yaitu teknik pematangan, keteladanan dan persuasif. Selanjutnya, Rina Melisa, merupakan tenaga fungsional pemerintah daerah Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini melihat kepemimpinan lokal Imeum Mukim di Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitiannya adalah kepemimpinan adat di Kabupaten Nagan Raya belum terlaksana dengan baik karena hubungan antara camat dan Imeum Mukim dan Keucik dalam penyelenggaraan pemerintahan belum berjalan dengan baik khususnya dalam aspek koordinasi dan fasilitasi.

Terakhir, penelitian dengan melihat pemberdayaan sumber daya manusia aparatur dihubungkan melalui konstruksi konsep reinventing government. Adalah Annisa Citra Fatikha, staf fungsional program magister IPDN yang meneliti tentang hal tersebut. Hasil penelitiannya adalah penerapan strategi dalam reinventing government mendorong peningkatan kemampuan birokrasi agar efektif dan efisien, dapat beradaptasi dan berkapasitas untuk memperbaharui sistem dan organisasi publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>